[ 私の友人 ]

[ Hey! Say!JUMP ]


I made this widget at MyFlashFetish.com.

Tampilkan postingan dengan label My Fanfic^^. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Fanfic^^. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 September 2011

Fanfic NC [ONESHOOT FROM JANJAN NEECHAN]

Ahahahahahaha~ crazy crazy crazy xD ~

I'm very crazy after read fanfic from JanJan Neechan ckckckckckckck XD

If u want it read fanfic~ u can read in here

[ONESHOOT FF/NC17SMUT] MISSING YOU!!

and in here

[FF/NC17/SMUT/WARNING] LET ME WIPE YOUR TEARS!!!!! [Oneshot]

ahahahahahahahahaha~ douzoooooooo^^

Sabtu, 24 September 2011

Should You Choose I (ONESHOOT)

Author : Nda Jumpers
Cast : Nakayama Yuka, Yamada Ryosuke, Shida Mirai, Arioka Daiki
Genre : angst, romance, friendship
Rating : PG 13+
Summary : seorang gadis yang diam-diam jatuh cinta kepada seorang sahabatnya. Namun, sayangnya sahabatnya itu telah memiliki pacar. Sehingga, gadis itu menyembunyikan perasaan cintanya itu dalam-dalam.

 
Pagi itu terlihat 3 orang siswa SMA sedang berjalan bersama-sama untuk pergi ke sekolah. Mereka begitu bersemangat. Senyum canda tawa terus terlontar dari mulut 2 orang anak laki-laki yang sedang merangkul pundak seorang perempuan yang ikut serta dalam canda tawa itu. Dan tak terasa, mereka kini sudah sampai di sekolah dan merekapun segera berlari memasuki kelas yang sebentar lagi bel akan berbunyi.

“akhirnya sampai dengan tepat waktu” ucap gadis itu sambil meletakkan tasnya di atas meja dan langsung duduk di kursinya. Begitu juga 2 orang laki-laki itu yang mengikuti adegan gadis itu.

“Yuka, kau sudah mengerjakan pr fisika?” Tanya Ryosuke sambil mengeluarkan bukunya dari dalam tas.
“sudah” jawab gadis itu yang juga mengeluarkan bukunya dari dalam tas.

“aku pinjam” Daiki langsung merampas buku pr fisika milik yuka dari tangan yuka.
“Hoii, aku dulu” ucap ryosuke yang berusaha mengambil buku itu.

Gadis itu hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah sahabatnya itu. Dan saat itu pula dia terus memperhatikan diri Ryosuke yang selalu membuatnya tersenyum dengan tingkah kekanak-kanakkannya itu serta perhatiannya itu melebihi dari seorang sahabat kepada gadis itu. Berbeda dengan Daiki yang tingkahnya sedikit cuek tetapi anaknya baik dan humoris.

“sudah, sudah, biar adil bukunya aku letak tengah-tengah biar kalian bisa sama-sama mengerjakannya” ucap yuka yang langsung merampas bukunya dari tangan daiki. Ryosuke dan Daiki pun langsung tertegun melihat reaksi yuka. Dan mereka pun langsung duduk di kursi.

“daritadi kan kayak begini kan bagus, nggak musti berebut kayak tadi” ucap yuka sekali lagi sambil berkacak pinggang. Dan yuka kembali duduk di kursinya dengan tenang.

Tak lama kemudian, bel tanda masukpun berbunyi. Siswa siswi mengikuti pelajaran dengan hikmat di kelas masing-masing. Saat jam pelajaran sedang berlangsung, tiba-tiba hp ryosuke bergetar. Sebuah email masuk saat itu juga secara diam-diam dia langsung membuka email itu tanpa sepengetahuan sensei yang saat itu sedang menjelaskan.

From : Shida Mirai

“Pulang sekolah aku ingin bertemu denganmu di belakang sekolah”

Dengan segera Ryosuke membalas email gadis itu dan langsung memasukkan hpnya ke dalam saku celananya. Entah apa saat itu yang di rasakan ryosuke, mungkin dia sedang kasmaran kepada gadis yang di panggil Mirai itu. Yuka yang sedari tadi melihat ryosuke yang sedang tersenyum-senyum sendiri merasa heran. Tidak biasanya ryosuke tersenyum-senyum sendiri di saat suasana kelas yang sedang tenang di saat itu.

Waktu pun larut hingga bel tanda pulang pun berbunyi. Ryosuke bergegas memasukkan perlengkapan sekolahnya ke dalam tas. Dan segera berlari keluar kelas tanpa pamit kepada Yuka dan Daiki. Setelah beberapa saat, Daiki dan Yuka melihat ke arah meja Ryosuke yang sudah kosong.

“kemana ryosuke?” Tanya Daiki sambil menghampiri Yuka. Yuka menggelengkan kepalanya tanpa mengeluarkan sepatah katapun. 

“ya sudahlah, ayo kita pulang” Daiki menarik tangan Yuka keluar dari kelas yang sudah kosong.

Di sepanjang perjalanan pulang, Yuka hanya berdiam diri. Daiki yang sedari tadi mengoceh di abaikan olehnya. Di dalam pikirannya hanya memikirkan Ryosuke. Kemana Ryosuke? Kenapa dia tiba-tiba menghilang saat pulang sekolah? Itulah pertanyaan yang sedang melanda di pikiran Yuka. Tiba-tiba Daiki mencubit pipi chubby Yuka hingga Yuka berteriak histeris.

                “kyaaaaaaaaaaaaaa Daiki, itaii yo”.

                “kau dengar tidak aku ngomong apaan tadi?” Tanya Daiki dengan wajah kesal karena pembicaraannya di abaikan oleh Yuka. Yuka mengelus-elus pipinya yang merah bagaikan tomat merah karena ulah kekejaman tangan Daiki. Dengan muka lemas Yuka menggelengkan kepalanya.

                “dasar kau ini” ucap Daiki menghela napas.

                “Ryosuke kemana lagi? Ngilang kayak setan saja, awas kalau ketemu aku beri dia pelajaran” muka kesal Daiki semakin terlihat sangar saat dia mengucapkan kata-kata itu.

                “sudahlah, mungkin dia lagi sibuk, ayo kita pulang” ucap Yuka sambil melangkah pergi meninggalkan Daiki.

                “Hoi Yuka tunggu” ujar Daiki mengejar langkah Yuka.

                Di sebuah tempat tepatnya di belakang sekolah, Ryosuke dan Mirai sedang duduk berdua sambil menikmati hembusan angin sore yang begitu dingin. Ryosuke menggengam erat tangan Mirai seolah dia tidak ingin melepaskan tangan gadis itu.

                “Hontou ni arigatou na, kau mau menerima cintaku” ucap Ryosuke dengan senyum khasnya.

                “Douita, aku sangat mencintaimu Ryosuke” ucap Mirai bahagia sambil menatap Ryosuke sambil tersenyum manis.

                “aku juga mencintaimu” Ryosuke mengecup tangan Mirai.

Hari itu Ryosuke dan Mirai resmi jadian, betapa senangnya hati Ryosuke saat itu telah mendapatkan hati Mirai. Namun, hari itu pula Yuka merasa resah dengan dirinya yang masih memikirkan Ryosuke. Tiba-tiba hp Yuka bergetar, nama Ryosuke muncul di layar hpnya. Lalu dia mengangkat telpon itu.

“mo…..” belum sempat yuka mengucapkan kata itu. Suara teriakan Ryosuke sudah menjabari telinga Yuka. Alhasil Yuka menjauhkan ponselnya itu dari telinganya. Setelah beberapa saat barulah dia meletakan kembali hpnya itu ke telinganya.

“Hoi, kau mau membuat telingaku tuli ya” omel yuka kepada Ryosuke.

“Hehehe gomen, aku sedang bahagia” ucap Ryosuke.

“bahagia, bahagia kenapa? Dan kenapa tadi saat pulang sekolah tiba-tiba kau menghilang?” Yuka memberikan pertanyaan yang bertubi-tubi.

“satu-satu dong Yuka nanya nya” balas Ryosuke dengan sedikit omelan.

“tadi maaf aku buru-buru pulang karena aku mau ketemuan sama Mirai”

“Mirai, kau ketemu dengan Mirai” jantung yuka seolah berdetak melemah saat mendengarkan Ryosuke bicara tentang dia bertemu dengan Mirai.

“Iya, dan kau tahu tidak? Aku dan Mirai udah jadian” ucap Ryosuke dengan nada bahagia. 

Kini hati yuka bagaikan tersambar petir dan hancur berkeping-keping, tubuhnya terasa kaku, bibirnya menjadi kelu untuk mengucapkan kata-kata. Kini hanya diam dan rasa sakit hati yang menyelimuti pikiran dan perasaan yuka mendengar orang yang dia cintai telah memiliki kekasih hati.

“moshi-moshi, yuka kau masih di sana kan?” Tanya Ryosuke heran.

Airmata yuka kini tidak bisa di bendung lagi, butiran demi butiran membasahi pipinya. Dan segera mereject telpon Ryosuke dan melemparkan hpnya ke tempat tidur.

“baka, baka yuka, seharusnya kau sadar dari dulu bahwa ryosuke tidak mencintaimu, kau hanya sahabatnya, bukan orang yang dia cintai lebih dari seorang pacar, baka” yuka mengucapkan kata-kata itu sambil duduk di ranjangnya dengan suara isakan tangisnya.

Esok paginya seperti biasa, Yuka berangkat ke sekolah seperti biasa. Namun kali ini dia hanya berangkat berdua dengan Daiki. Wajahnya tidak bersemangat seperti hari kemarin. Dia terlihat murung, Daiki yang sedari tadi hanya menghela napas dan menyamai langkah kakinya dengan Yuka.

Dan semenjak Ryosuke berpacaran dengan Mirai, Ryosuke jarang bergabung dengan mereka berdua. Bahkan Ryosuke tidak ada lagi berkontak lagi dengan mereka. Ryosuke kini telah di sibukan oleh pacarnya itu.

"hahh, rasanya sepi setelah Ryosuke sibuk dengan pacarnya, kita hanya tinggal berdua" ucap Daiki.

Hari demi hari di lalui oleh Yuka dan Daiki tanpa seorang diri Ryosuke. Pada suatu hari tepatnya saat Yuka dan Daiki duduk di atas atap sekolah. Daiki memberanikan diri untuk menanyakan perasaan Yuka kepada terhadap Ryosuke.

“Yuka, aku ingin menanyakan sesuatu padamu?” ucap Daiki menolah ke arah Yuka. Yuka yang saat itu sedang melihat suasana sunset pun mengalihkan pandangannya ke arah Daiki dengan tatapan polos dan kembali lagi melihat suasana sunset yang sempat tertunda.

“mau nanya apa?” yuka berbalik bertanya kepada Daiki.

“apa kau mencintai Ryosuke?” pertanyaan Daiki membuat Yuka terkejut, lidahnya seolah membeku untuk menjawab pertanyaan Daiki.

“jawab aku yuka” ucap Daiki yang kini sudah ada di hadapan Yuka. Yuka menundukkan kepalanya, butiran bening mulai membasahi pipinya. 

Daiki pun meraih tubuh Yuka dan mendekap tubuh Yuka di dalam pelukannya, kini suara isak tangis yuka pun pecah dalam pelukan daiki. Daiki semakin mempererat pelukannya agar yuka merasa tenang.

“menangislah, menangislah sepuasmu sampai kau merasa tenang” bisik Daiki ke telinga Yuka.

kau harusnya memilih aku
yang lebih mampu menyayangimu, berada di sampingmu
kau harusnya memilih aku
tinggalkan dia, lupakan dia, datanglah kepadaku

Terry_Harusnya Kau Memilih Aku



Daiki POV’s 

kau tak pantas tuk disakiti, kau pantas tuk dicintai,
bodohnya dia yang meninggalkanmu
demi cinta yang tak pasti 


kau harusnya memilih aku
yang lebih mampu menyayangimu, berada di sampingmu
kau harusnya memilih aku
tinggalkan dia, lupakan dia, datanglah kepadaku

the end

 



Jumat, 19 Agustus 2011

~MY DREAMS~

Itsuka kimi ga itteta
chigau sekai no koto
kyuu ni otona ni naru
kimi ga waratteita
Kousha ura no akichi kara
ieji made no kyori ga
bokura no subete data
chiisana sekai no naka

detingan senar gitar akustik yang aku petik mengiringi sebuah lagu yang sedang aku nyanyikan. Saat ini aku sedang sendiri duduk di sebuah kursi taman di bawah pohon. Dan di depannya terbentang sebuah danau yang airnya yang begitu tenang.


Kimi ga kureta meeru ha

“Hittokoto ~ganbare~ no moji”  (Hey! Say!JUMP~ Futarigake no basho)

Tiba-tiba ku dengar suara yang melengkapi lirik lagu yang sedang ku nyanyikan, ku menghentikan memetik senar gitar dan menutup mulutku. Ku mencari asal suara itu.

“kenapa berhenti…!!?” ucapnya.
“ayo nyanyikan lagi”.

ku masih terpaku diam dan berusaha mencari suara itu, ketika ku menoleh ke arah belakang. Ku melihat sosok yang tidak asing lagi bagiku, sosok orang aku kagumi yang bertubuh tegap, bermuka manis, dan berwajah tampan.

“kau” ucapku sambil tersenyum memandangnya.

Ia pun tersenyum sambil melangkah menghampiriku dan duduk di kursi yang sedang aku duduki.

“kenapa berhenti…!!? ~ ayo nyanyikan lagi” ucapnya sekali lagi sambil memandangku dengan wajahnya yang membuatku tak ingin berpaling melihat wajahnya.

aku mengelengkan kepalaku pelan2 dan mengalihkan pandanganku ke arah danau yang ada di depan sana.

“kenapa…!!?” ucapnya heran.

“tidak ada” jawabku singkat sambil memejamkan mata dan membukanya kembali untuk melihat suasana saat itu yang seketika sedang hening.

“sedang apa kau disini…!!?” tanyaku memecahkan keheningan.

“aku sedang ingin menghirup udara segar, disini tempat yang paling tepat untuk menghirup udara segar” jawabnya menyandarkan badannya di sandaran kursi. Seolah dia sedang mencari sebuah ketenangan.

“Oh” aku ber~oh dan menaruh daguku ke pinggang gitar yang masih aku pegang.

“kau sendiri sedang apa disini…!!?”. Dia kembali mengulang pertanyaanku sambil melihat diriku.

“aku juga ingin menghirup udara segar” jawabku yang juga mengulang jawabannya. Kami berdua saling berpandangan dan sesaat kami tertawa bersama.

“Hei, kau seorang artis. Kenapa ada disini…!!?” ledekku yang masih tertawa.

“kalo aku artis, aku tidak boleh kesini ya. kan tidak ada peraturannya seorang artis tidak boleh datang ke taman ini”.

dia melontarkan kata2 yang membuatku yakin bahwa dia sedang ada masalah. Dia tidak seperti biasanya, aku paham dan aku menganggukkan kepalaku pelan2.

“ya ya, aku tahu, disini memang tidak ada peraturannya kalo seorang artis boleh datang kesini” ucapku.

“itu tahu” ucapnya rada bete’ sambil mengacak-acak rambutnya.

Aku memandangi dirinya, yang sedang mengacak-acak rambutnya itu, dia benar-benar tidak seperti biasanya, bukannya dia selama ini dia sangat memperhatikan model rambut, gaya rambut, dan kerapian rambutnya. Bahkan dia sangat kesal jika seorang menyentuh seujung atau sehelai dan merusak kerapian rambutnya. Itulah Yamada Ryosuke yang aku kenal.

tapi dia sosok orang yang benar-benar aku kagumi. Aku senang melihat dirinya jika dia tersenyum dan tertawa lepas saat dia bahagia. Tapi saat ini, aku tidak melihat itu semua. Yang aku lihat sebuah tertawa dan tersenyum paksaan. Matanya tidak menunjukkan dia sedang bahagia melainkan menunjukkan sesuatu beban yang sedang ada di dalam pikirannya.

“hei, kau kenpa memandangiku seperti itu!!?” tanyanya heran. Aku menggelengkan kepalaku sambil memberikan senyuman kepadanya.

“lalu kenapa!!?” Tanya sekali lagi.

“tidak ada, kenapa kau mengacak-acak rambutmu, bukannya kau itu orangnya sangat memperhatikan style gaya rambutmu” ucapku memberikan sebuah lontaran yang membuatnya mengernyitkan dahinya.

“kau tahu segala hal tentangku!!?” ucapnya.

“bukan aku saja, masih ada yang lebih tahu segala hal tentang dirimu itu”.

“siapa!!!?”.

“fansmu”.

seketika dia menundukkan kepalanya dan beberapa saat kemudian kembali menegakkan kepalanya sambil tertawa kecil.

“apa mereka tahu masalah yang sedang menghampiriku saat ini…!!?”.

aku menganggukkan kepalaku. “tentu”.

“aku juga salah satu fansmu” ucapku tersenyum. Dia pun tersenyum dengan kata2 yang barusan aku katakan.

“bukannya kau pernah bilang, dukungan fans adalah sebuah kekuatan untukmu dan semua member Hey! Say!JUMP”.

“benar… dukungan fans adalah sebuah kekuatan untuk kami semua”.

“kalian tahu kan kata2 yang sering di ucapkan oleh fans~ “jika kalian bersedih kami semua akan ikut merasakan kesediahan kalian, dan jika kalian semua bahagia kami akan ikut merasakan kebahagiaan kalian” apa kalian tahu itu!!!?”.

dia menganggukkan kepalanya seolah dia paham apa yang sedang aku bicarakan.

“saat kalian ada masalah, ingatlah kata2 itu. Apa kalian mau para fans kalian ikut bersedih jika melihat kalian semua sedih, aku tahu, komplik yang sedang menerpa kalian benar-benar membuat kalian sedih. Tapi di balik itu semua ada hikmahnya” ucapnya panjang lebar.

Aku menatap kembali wajahnya yang mulai menunjukkan suatu kekuatan yang bangkit dari dalam tubuhnya.

“Ini~” aku menyodorkan sebuah buku diary milikku kepadanya.

“apa ini….!!?” Tanyanya heran sambil meraih buku diary itu dari tanganku.

“baca saja~ sebenarnya buku itu hanya aku seorang saja yang boleh tahu, dan aku ingin memberikannya ke seseorang yang sangat aku kagumi, dan ternyata ini saat yang tepat kau ada disini, dan aku ingin memperlihatkannya kepadamu” ucapku sambil tertawa dan memperbaiki posisi gitar yang sedang ku pegang.

“aku baca ya” ucapnya sambil tersenyum.

“douzooooo”

lalu dia mulai membuka buku diary itu dan membacanya selembar demi selembar, sesekali wajahnya berubah murung sambil mengernyitkan dahinya dan sesekali berubah ceria. Aku melihat semua adegan itu dengan tatapan khawatir.

menunggu dia selesai membaca, aku pun kembali memetik senar gitar akustikku dan menyanyikan sebuah lagu mereka yang sangat aku sukai….

Toki wa hito ni nani wo
Ima tsugeyou to shiteru
mamoru beki wa
kono…
sumiwataru sora

Bokura ryoute wo
Hirogeteru….. (Hey! Say!JUMP~Star Time)

“jadi kau sangat mengagumi diriku…!!?” pertanyaannya seraya menghentikanku memetik senar gitar dan bernyanyi.

“Unn~ aku sangat mengagumi dirimu” jawabku tersenyum.

“bahkan kau mengoleksi semua tentang diriku dan JUMP” ucapnya bahagia dan seolah tak percaya.

Aku menganggukkan kepalaku, seketika aku melihat aura bahagianya muncul di wajahnya itu.

“Ingatlah, kalian semua tidak sendirian, kami akan selalu mendukung kalian dan menyemangati kalian semua” ucapku memberinya semangat.

“Unn~ hontou ni arigatou na” ucapnya memperihatkan senyum tiga jari kepadaku.

Sekarang aku melihat diri seorang Yamada Ryosuke yang sebenarnya. Senyumnya kembali seperti dulu lagi.

“di dalam diary ini kau tulis~ kau sedang sakit dan hanya menunggu sebuah keajaiban datang kepadamu.. maksudnya apa!!?” Tanyanya penasaran sambil mengernyitkan dahinya.

aku tertawa kecil mendengar pertanyaannya itu, lalu aku memandang wajah penasarannya itu.

“unn~ aku sedang sakit, apa yang aku tulis di situ semua kebenaran yang sedang ada di dalam diriku dan pikiranku” ucapku.

“kau sakit apa!!?” tanyanya.

“kau tidak perlu tahu aku sakit apa!!? Yang jelas, pikirkanlah dirimu dan JUMP dan juga fansmu yang ada di berbagai belahan dunia sana, jangan pikirkan masalah penyakitku. Aku akan semangat jika kalian semua semangat”.

“Souka!!?”

“ganbare” ucapku semangat.

sekali lagi dia menunjuk senyum tiga jarinya kepadaku, benar-benar membuatku tak ingin berpaling menatap wajahnya itu.

“Nis…. Ri…. Na…. tul Ji…. nan”. Dia mengucapkan sebuah nama dengan sedikit susah untuk di ucapkan oleh lidah orang Jepang.

“Nisrinatul Jinan” ucapku membetulkan ucapannya.

“Iyaaaa~ sangat susah menyebutkan namanya” ucapnya tertawa.

“dia siapa!!?”.

“dia temenku, dia sangat ngefans dengan Chinen Yuri”.

“ahahahahahahahaha, ternyata Chii juga mempunyai banyak fans” ucapnya tertawa seakan membayangkan wajah Chii.

“Hei, tidak dirimu saja yang pnya bnyak fans, yang laen juga ya” ucapku.

“Iyaa~ Iyaa~ aku tahu” jawabnya kembali tertawa.

“tapi~ di sini kau tulis dia juga sedang sakit ya!!?”.

“Iyaaaa~ dia juga sedang sakit, aku dan dia harus berjuang untuk melawan penyakit yang sedang mengrogoti tubuh kami” ucapku sedikit sedih.

“tapi jangan khawatir, kita berdua akan terus berjuang!! Dengan dukungan dari orang2 terdekat kita dan Salah satunya kalian~ kalian adalah salah satu penyemangat kami berdua”.

“Eh!! Hontou ni…..!!? “ ucapnya.

aku menganggukkan kepalaku dengan semangat.

“demoo~ apa penyakit kalian sangat parah!!?”.

aku menundukkan kepala dan mengangguk pelan.

“gomen ne~ aku tidak bermaksud membuatmu sedih!! Gomen kalo aku bertanya tentang masalah ini” ucapnya meminta maaf dengan tulus.

“daijoubu” ucapku yang berusaha menyakinkan dirinya bahwa aku bersedih.

“baiklah, semoga penyakit kalian bisa sembuh!! Cepat sembuh ya” ucapnya.

“Unn~ arigatou… Oh ya, aku harus pergi, semua pasti sudah menungguku” ucapku bangkit sambil terburu-buru pergi meninggalkannya.

“Eh!!!” ………

“Hei buku diarymu!!?” ucapnya sambil mengacungkannya ke atas.

“itu untukmu” ucapku bergegas pergi sambil berlari meninggalkannya.

setelah saat kemudian aku berhenti di depan sebuah rumah.

“akhirnya aku sampai juga” ucapku sambil ngos-ngosan dan memejamkan mataku.


setelah itu aku membuka mataku, seketika aku sudah melihat semua keluargaku berkumpul sambil membacakan do’a untuk diriku.

“Nda udh sadar” reika berteriak sehingga semua keluargaku kaget dan menghampiriku, aku merasa kembali lagi di posisiku yang sebenarnya.

“Bunda, Nda kenapa!!?” tanyaku dengan wajah polos.

“Yeee~ dasar kmu Nda.. udh tidur slama 3 hari, ckrng malah nanya knpa” celetuk reika sambil mengusap air matanya.

“Nda gk apa2 kok, Nda tidurnya lama sangatlah.. kita semua khawatir ama Nda” ucap Erika sambil terisak-isak.

kulihat semua keluargaku yang berlimpahan air mata di wajah mereka, aku hanya ingin tertawa tapi tidak mungkin, Dan ternyata pertemuanku dengan yamada hanya sebuah mimpi yang menghiasi tidur lelapku. Dan ku pandangi sebuah meja yang berada di sebelah kananku, di atasnya ada sebuah diary yang ada di dalam mimpiku itu yang aku berikan kepada Yamada.


Aneh yaaa~
tapi itulah yang sesungguhnya…. ^^

Minna~ ARIGATOU GOZAIMASU^^


Minggu, 27 Februari 2011

~Hey! Say!BEST Vs Hey! Say!7~ (Fanfic ngawur) xDD WAR IN BASECAMP


Minna---------
Ne fanfic  ttng anak2 HSJ yg lge berantem dan di bagi jadi 2 group…
Hey! Say!BEST  dan Hey! Say!7….
Gomennasai ,, ne fanficnya ngawur banget…
Sama ngawurnya dengan orang yg bikin fanfic ne… XDD
Cz’a,, nggak ada kerjaan…..
Cap cussss jha yukkkkkkkkkkkkkkkkkk………


Di suatu Negara terjadi perperangan…(padahal cuma di basecamp HSJ doangg) XDDDD
Yama : serangggggggggggggggggg…..*lemparin bola2 kertas* XDDDD
Ryu : *paling semangat Ngelemparin Daiki*
Chii : *sembunyi di belakang Ryu*
Yuto : *bikin bola2 kertas*
Keito : *nyari sisa2 bola kertas yang di lemparin HSB ke benteng HS7*
Yama : woii Chii,, nphain lu sembunyi di belakang Ryu.. bantuinnnnnnnnnn…*teriak yama sambil menghindari lemparan Yabu dan Yuya*
Chii : gw takut,,*liatin Inoo yg siap2 ngelempar ke arahnya*
Ryu : ahh lu,, masa kalah sich ama gw..*sambil menghindar dari lemparan Daiki*
Chii : berisik lu anak kecil,,
Ryu : slalu jha gw di bilang anak kecil,, =.=..
Tiba-tiba lemparan Daiki mengenai kepala Ryu…
Ryu : aduhhh,, sakitttt*ngelus2 kepala’a*
Daiki : horeee.. akhirnya kena juga lu...*lompat2 kemenangan* XDDDD
Ryu : sialan si Daiki,, lu tunggu pembalasan gw*lemparin pake botol minuman*
Daiki : hwee`~~ nggak kena.. :p
Ryu : >///<
Yama : Yutoooo… Keitooooo…. Kuat dunk lemparannya….
Yuto & Keito : ini udah sekuat tenaga ngelemparnya,, mw sekuat apalge…. =.=
Sementara HSB…
Yabu : ahahahahaha… Hey! Say!7.. Tamat riwayat kalian..*senyum iblis*
Yuya : kita hajar trusss,, ahahahahahaha….
Inoo : musuh gw kagak nongol2 ne..*nunjuk2 Chii*
Yabu : udah,, lu ikut gw ajha ngelemparin si Yama..
Inoo : oke2..*pindah ke posisi yuya*
Chii : waduhh,, mending gw lawan Inoo td… serem gw ngelawan Yuya*ketakutan*
Yuya : mati kw Chii…*senyum monster*
Chii : *dalam hati* dasar monster… XDD
Hikaru : Yutooo.. awas kw*ngelemparin yuto*
Yuto : nggak kena.. nggak kena.. hweee-- :p
Hikaru : awas kw… >///< dasar bocah….
Ketika mereka sedang asik2nya berperang di dalam ruangan. Tiba2 lemparan kertas dan botol mengenai opa jojon yang sedang masuk ke basecamp HSJ…….
Opa jojon : aduhh,, kaliannnnnnnnnnnnnnn>///////////<
HSB & HS7 : *KAGET*
Inoo : gemana ne!!? ada opa*mulai ketakutan*
Daiki : mampus kita…
Opa jojon : apa2an kalian ini,, kayak anak kecil saja…..
Yabu : maafin kita opa.. tadi kita lagi nggak ada kerjaan.. maka’a kita maen perang2an…
Opa jojon : perang2an jangan di sini.. di lapangan sana….
Yuya : ya opa,, kita semua minta maaf.. laen kali kita nggak akan ngulangin lagi kok…
Opa jojon : maaf.. maaf.. enak saja kalian blng maaf!!! karena kalian sudah membuat ulah,,, kalian semua opa hukum…..
HS7 : apa!!? Di hukum…. O.o
Chii : aku nggak ikut mereka perang opa….. aku nggak di hukum kan!!!…..
Yama : >///< *ngeliatin Chii dengan muka kesel*
Yuto : Chii curang,,, temen apaan kayak gitu…..
Keito : bener  tuch… dasar temen nggak senasib sepenanggungan….
Yama : tw tuch,,, tapi opa,, anak2 HSB duluan yg ngajak kita perang….
Ryu : iya opa,, mereka duluan….*nunjuk2 HSB karena masih dendam ama Daiki*
Hikaru : yeee… kalian jugakan yg mau……>/////////<
Yabu : iyaaa— kan kalian mw juga perang  ama kita2…….
Opa jojon : sudah2… kalian semua opa hukum…. Bersihkan halaman kantor  sampai bersih.. cepaaaaaaaaaattttttttttttttttttttttt………….
HSJ : Iyaaaa opa…*langsung lari keluar*
Di halaman kantor JE…..
Yabu : uhh,, tw gini mending kita nggak usah datang ke basecamp….
Hikaru : kan lu yg nelpon kita2 tuk datang ke basecamp….
Yabu : abiss,, gw kagak ada kerjaan di rumah… trus kuliah gw lagi libur…
Inoo : knapa nggak jalan2 keluar negeri jha..??
Yabu : malas ahh,, mending uangnya gw tabung untuk beli mobil baru..*kedip2in mata*
Hikaru : ahh lu,, mobil mulu yg di pikirin……….
Yuya : woi.. woi.. kerja woi… tangan yang kerja… bukan mulut………*sambil mengutip sampah*
Yama : kenapa nggak hidung jha yg kerja…. XDD *Ledek yama*
Yabu : ahahahahaha.. lucu.. >///<
Hikaru : berisik lu bocah…
Inoo : auk… datang2 berisik ajha,, urus tuch group lu…..
Yama : :p…. group gw kagak payah di urus…. *pergi ke tempat Chii yg lg nyapu*
Chii : yamaaa,, cepetan dunk…. Aku udah capek ne…..
Yama : ya iya… sabar dunk Chii… bentar lagi juga selesai kok…..
Tiba-tiba yuya datang lagi….
Yuya : ya elah ne orng… di suruh kerja,, bukannya kerja malah ngomong…. Buruan kerja *kayak mandor*
Yabu : ye iye… berisik banget ne orng…*nyapu sampah*
Inoo : *ngangkat tong sampah*
Hikaru : *nyapu sampah*
Daiki : *perang pake sapu ama Ryu di pojokkan*
Ryu : kali ne gw bakal menang lawan lu…..
Daiki : :p.. yg ada lu yg kalah lawan gw… dasar bocah… XDDD
Ryu : rese” lu… pakk.. pukk.. pakk.. pukk… pukkk….
Daiki : aduhh,, sakitttt…..*ngelus2 pantatnya*
Ryu : gemana!! Gw menangkn… *senyum iblis*
Daiki : ya iya.. kali ne gw kalah.. :((
Ryu : yesss…
Keito : *ngutip sampah*
Yuto : *angkat tong sampah*…
Keito : Yutoo,, kita damai jha yuk ama HSB…..
Yuto : aku mwnya gtu juga… tp ntar aku tnya ama Yama dlu…
Keito : *nganggukkin kepala*
Tiba-tiba Yuto nemuiin dua buah ranting batang pohon di dalam tong sampah…. Dan sebuah Ide muncul di benaknya untuk menghibur  temen2nya……………………………
Nb : (kira-kira apa yg terjadi ya????  Dan ternyataaaaaaaaaaaaaaaaaa… Yuto menyusun semua barang seperti drum… XDD)
Yuto : *maen drum kayak di lagu Dash!!!!*
Keito : yuhuuu…… mantap Yuto… :DD
YamaChii : asikkkk… Yuto maen drum…*lari kearah Yuto*
Yuya : eh!! Kayaknya asik tuch… kita gabung yukk…*ajak Yuya sambil ikutan lari*
Yabu : eh!! Ayoo—ayoo… *ikutin yuya lari*
HikaNoo : *nyusul dari belakang*
Daiki : eh!! Semuanya ngapain ngumpul di situ!!!?
Ryu : nggak tw… ke sana yukkkk!!!!!!!!!!!!!!….
Daiki : ayooooo-----------….
Semuanya berkumpul menjadi Hey! Say!JUMP,, dan menyanyikan lagu ciptaan Yuto- Dash!! Bersama-sama dengan semangat, kesenangan, dan kekompakkan….
Nb : (kalian bayangin jha gemana Yuto maen drum sambil nyanyi(stik=> ranting pohon dan drumnya=> tong sampah dan benda2 laennya), Yabu megang gitar(sapu), Hikaru megang bass(sapu) dan member2 yang laen pada nyanyi sambil ngedance…)
Opa jojon melihat mereka dari kaca jendela ruangannya….
Opa jojon : akhirnya mereka semua akur juga… *tersenyum lega*
Dan keesokkan harinya di basecamp HSJ…….
Chii : yama,, lu udah minta maaf ama HSB…*berbisik*
Yama : blom.. ogah gw minta maaf ama mereka.. gw kagak takut ama HSB….
Ternyata Yabu mendengar perkataan mereka…..
Yabu : apa lu bilang… lu nggak takut ama HSB….. Lu nantang kita….
Yama : munk iya.. gw kagak takut ama HSB.. ya,, gw nantang kalian…
Yabu : ayooo—kami tunggu lu semua di lapangan basket sekarang juga….
Yama : oke.. siapa takut.. :p
HSB : *keluar dari ruangan sambil membanting pintu*
Chii : Yama,, lu knpa sich mw nantang mereka.. apa lu nggak liat badan2 mereka kyk gemana!!!?
Yama : ya gw tahu.. tapi kita coba dlu…
Yuto : gw udah malas nantang HSB.. Tapiii,, apa boleh buat… gw tetep harus menantang mereka….
Keito : gw juga sama kayak Yuto……
Ryu : gw juga….
Yama : kita berdo’a jha moga2 kita menang melawan mereka…….
Chii, Keito, Yuto, & Ryu : Un,,,,
Setelah lama menunggu,,, saat yg di tunggu2pun tiba…… HSB sudah menunggu mereka di lapangan basket dengan mengenakan seragam basket.. begitu juga dengan HS7 yg sudah mengenakan seragam basket….. (jgn lupa fotonya di upload)
Chii : Yama,, lu nggak maen2 kn!!? Lu liat sendiri Yam,, mereka tinggi2…..
Yama : udah,, kan di group kita ada Ryu dan Yuto yg lbih tinggi dari si Daiki….
Yuto : iya Chii,, kan ada aku ama Ryu…
Ryu : ayoo kita berjuang bersama…
Keito : un,, tapi kita susun tak tik dlu…
HS7 menyusun rencana sambil berbisik. Sedangkan HSB senyum2  iblis melihat mereka……
Yabu : kalian pasti kalah lawan HSB….
Yuya : bener  tuchh,, kita liat jha… di group mereka Cuma dua orng yg tinggi… sedangkan kita k4’a tinggi.. kecuali satu orng ne…*lirik Daiki*
Daiki : gw lagi.. gw lagi… =.=
Hikaru : maka’a.. rajin2 minum susu sebelum tidur…
Daiki : ogah ahh,, munk gw anak kecil apa…. Nggak mw!! Ntar gw di ledekin ama adek gw…
Inoo : ya ampun Dai.. munk Cuma anak kecik jha minum susu,, orng dewasa kita juga minum tw!!!! lu mw tinggi nggak…!!!?
Daiki : ya mwlh..
Yuya : maka’a minum susu….
Daiki : munk lu minum susu!!!?
Yuya : ya dunk,, liat ne badan gw… kekarkan…. Tinggi lagi…*membanggakn diri*
Daiki : munk lu minum susu apa!!!?
Yuya : susu kuda liar….. XDDDD
Yabu, Inoo, Hikaru : huahahahahahahahhahahahaha…*tertawa terpingkal-pingkal*
Daiki : susu kuda liar.. serius lu….
Yuya : Iyaa—munk knpa!!???
Daiki : gw coba ahh…
Yuya : *di dalam hati* dasar bego’’!!! kena lu,, gw kerjain… XDD
Yabu : udah2,, jgn urus itu dulu.. yg harus kita urus itu…*nunjuk2 HS7*
Yuya : woiii,, kalian udah pada siap blom ngelawan kita…
Yama : sudah,, ayooo kita mulai……
Yabu : chotto,,, karena kalian semua masih bocah2,, kita mutusin mecetak angkanya Cuma sampai 2 angka jha….. kalo kita menang,, kalian yang minta maaf ke kita semua.. tapi,, kalo kalian yang menang.. kami yang minta maaf ke kalian semua….
HS7 : *di dalam hati* rese’ lu bilang2 kita bocah>/////<
Yama : oke.. deal…*salam kesepakatan*
Yabu : deal….*salam kesepakatan*
Lalu mereka melangkah menuju ke tengah lapangan,, dan Yabu melambungkan bolanya.. permainanpun di mulai………………………… yama mengejar Yabu yang sedang mendribel bola ke arah ringnya. Dengan lincah,, Yabu melempar bolanya ke arah ring. Ternyata bolanya masuk ke ring HS7,, Dan 1 angka untuk HSB….
Yama : arrghh,, sial>///<
Yabu : yuhuu… *lari2 keliling lapangan dgn bahagia*
Yuya : bagus yabuu… :DD *ngancungin 2 jempol untuk Yabu*
Yabu : :DDDD
Permainanpun di lanjutkan,, sekarang bola berada di tangan Yama.. HSB berusaha mengejarnya.. kali ne Yama tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk mencetak angka. Karena dya sudah di halang HSB.. Yamapun melempar bolanya ke arah Yuto..
Yama : Yutooo.. tangkap*melempar bola ke arah Yuto*
Yuto : *menangkap bola yama dan melemparkannya ke arah ring.. dan bolanya masuk ke ring HSB* yeeeee…. Masukkkkk……..
Chii : bagus Yutooo…. :DD
Ryu & Keito : yesss.. sugoii yutoo……
Yama : yeeeeiiii… akhirnya masuk juga,,,, 1 sama.. :p hweee~~*ngejulurin lidah ke arah HSB*
Yabu : bnyk bacot kalian,, ayoo kita maen lagi….*mulai kesel*
Yama : ayoooo--- XDDD
Kali ini juga Yama yg megang bola,, dan dengan lincah dya melempar bola ke ring HSB.. bola lemparannyapun masuk….
Yama : hwaaaaaa------ 2 : 1 …….kita menanggggggggggggggg…..*treak2 kemenangan*
Yuto : mantap yama…*peluk yama*
Chii : yamaaaaaaaaa--- kau hebat…….*peluk yama*
Ryu & Keito : sugoiiiiiii………. *peluk yama*

Hikaru : yahh,, kita yg kalah>///<
Inoo : ho oh,, kita yg kalah… trnyata mereka bukan anak2 biasa…
Yabu : bener.. apalagi yama.. semangatnya kuat banget….
Daiki : nyesel dechhh musuhan ama mereka… seharusnya kita yg kasih contoh yg baek kepada mereka.. bukan mereka yg ngasih contoh yg baik kepada kita… mereka itu adik2 kita….*sok puitis*
Yuya : udah ahh,, kita minta maaf sama mereka..*ajak yuya*
HSB : ayooo----









THE END


Benerkan,, fanficnya ngawur bnget ne…
Gomennasai--*bungkukkan badan*

Senin, 14 Februari 2011

MY SOULMATE^^ part 1


Chapter :  ~ Nakamaru Akira
                  ~ Nakamaru Daiki
                  ~ Yamada Ryosuke
                  ~ Chinen Yuri
                  ~ Nakajima Yuto
                  ~ Arisaka Rin
                  ~ Morimoto Ryutaro
Genre :     Comedy, School, Romance..

“Kriiinggg.. kriingg.. kriingg..” suara jam weker di kamar Akira berbunyi. dengan suara jam weker yang bising itu. Akira bukan’a bangun, “praanggg” dy malah melempar jam wekernya ke dinding.. dan dy kembali tidur. tiba~tiba pelayan masuk kekamarnya untuk membangunkannya.
“Ohayo,, Akira~sama!! hari sudah pagi..,”ucap pelayan itu. Akira tidak mengasih respon apa2, dy tetap tidur dengan pulas. dengan sedikit kesal, pelayan itu keluar dari kamarnya!! dan melaporkannya kepada Otoosan’a yg sedang sarapan pagi dengan Okaasan dan Niichan Daiki.
“Sumimasen tuan!! Akira~sama sudahku bangunkan, tapi dy tetap tidak mau bangun,”ucap pelayan itu.
“Anak itu!! malas sekali bangun pagi, pdhal hari ini hari pertama dy sekolah di Jepang,”ucap Otoosan kesal. “biar aku saja yang membangunkan’a,”ucap Daiki bangkit dari kursi’a dan menuju tangga ke kamar Akira. “kreeeeekkk,” pintu kamar Akira terbuka oleh Daiki. Daikipun langsung menjewer telinga Akira.
“Itaiii yo,”treak Akira kesakitan.
“maka’a bangun!! dasar pemalas,, sudah tau hari ini hari pertama kmu sekolah di Jepang,”ucap Daiki berceramah. Akira tidak mendengarkan ceramahan Niichan’a!! tapi, dy malah tidur lg.
“Maka’a, laen kali tidur jangan larut maaaaaaaaaaa,”kata2 Daiki terpotong melihat adk’a tidur.
“Ya Tuhan, nich bocah cari mati ya!!!!!!!!,”ucap Daiki menjewer kmbali telinga Akira.
“Aduhh Niichan!! sakit tau,”ucap Akira memegang telinga’a.
“maka’a bangun!! Ayoo~ bangun,”ucap Daiki menarik tangan Akira.
“Aku tidak mw!! aku masih ngantuk,”ucap Akira memukul tangan Niichan Daiki.
“Ok!! kalo kmu tidak bangun,, Niichan bakalan suruh Otoosan yg mmbangunkan kmu,”ucap Daiki melepaskan tangan Akira.
“Haahh!! jangan.. jangan.. aku akan bangun,”ucap Akira bngkit dari tmpat tidurnya dan berlari ke kamar mandi yg terletak di sudut kamar’a yg besar. Daiki hanya bsa tertawa dan geleng2 kepala melihat tingkah laku adk satu2’a itu. selang beberapa menit kemudian, Akira keluar dari kamarnya dengan menggunakan seragam Horikoshi Gakuen dan menuju ke ruang makan.
“Ohayo gozaimasu,”sapa Akira smbil duduk di samping Niichan.
“Ohayo,”sapa mreka. Daiki tersengar~sengir membayangkan adk’a yg akan sekolah di Horikoshi. maklum, sejak kecil Akira tinggal bersama kakek dan nenek’a di Australia. setelah SMA!! Akira di suruh pindah oleh kedua orang tua’a ke Jepang, mau tidak mau~ Akira harus menuruti permintaan orang tuanya.
“Akira, hari ini kmu akan di antar oleh Niichanmu,”ucap Otoosan.
“Unn~,”jwb Akira singkat dengan anggukkan kepala. tak lama kemudian, Akira di antar oleh Niichan’a dengan menggunakan mobil.
“Niichan,, apa di Jepang!! anak2 sekolah tidak boleh bwa mobil sendiri ke sekolah!!?,”Tanya Akira kpda Niichan yg sedang menyetir mobil.
“Tidak,, karena dsini hnya anak kuliahan seperti Niichan yg boleh membawa mobil,”ucap Daiki.
“Eh!! kok gtu ya~ di Australia boleh loh.. malah aku ke sekolah bwa mobil sendiri,”ucap Akira.
“Bleetakkk”, Daiki memukul kepala adk’a. “Itaiiii,”ucap Akira kesakitan.
“jangan kmu samakan Jepang dengan Australia,”ucap Daiki.
“nyantai donk!! maen pukul ajha~ sakit tau,”ucap Akira ketus. Akhirnya sampai juga di gerbang Horikoshi Gakuen.
“Wahh!! sekolah’a bagus~ sama dengan sekolahku di Australia,”ucap Akira membuka pintu mobil. pandangan’a terlihat gembira, dy tidak bsa mmbayangkan kalo di Jepang ada sekolah sama dengan sekolah’a di Australia.
“Hey!! buruan masuk~ nanti kmu telat,”ucap Niichan Daiki.
“Unn~ Arigato Niichan!!! Jja~ne,”
“Jja,”ucap Daiki smbil mnghidupkan mesin mobil’a dan melaju pergi. dengan perasaan yg masih gembira, Akira segera masuk ke sekolah tersebut.
“Bruuuuuuuukkkkkkk,” seseorang menabrak  Akira hingga terjatuh. “Aduhhh!! sakit,, bru masuk udh sial kyk gini,”ucap Akira kesel. “buruan mnta!!!,” kata2 Akira trhenti melihat seorang cowok yg brada di hadapan’a. “Hwaaaaaaaaaa~ kakoii na^^,”ucap Akira dlm hati.
“Buruan mnta apa haa!!?,”ucap cowok itu. Akira segera sadar dri lamunan’a itu. “Eh!! buruan mnta maaf~ kan kmu yg menabrak aku hingga jatuh,”ucap Akira judes. “Haahh!! Hello~ yg salah itu kmu, bukan aku,”ucapnya. “Hehh!! cowok gila~ pagi2 udh bkin aku marah ya!!,”ucap Akira makin emosi. “Udh akh!! aku lg malas ribut,”ucap cowok itu smbil mninggalkan Akira yg sedang emosi. “Awas kau ya!! akanku bls,”ujar Akira kesal.

“teng.. teng.. teng..” bel tanda masuk brbunyi~ semua murid masuk ke dalam kelas dan menunggu sensei datang. kelas 2A!! Kelas yg akan Akira masuki. dy harap kjdian yg td bisa ia lupakan setelah ia mndapat tmen2 baru di kelas tsb~
“Baiklah anak2!! kita ke datangan murid baru dri Australia, Akira~ silahkan masuk dan prkenalkan dirimu,”ucap Sensei. Akirapun masuk ke dalam kelas.
“Hajimemashite!! Watashi no namae wa Nakamaru Akira. Akira de yonde kudasai,”ucapnya. tiba2 dy melihat cowok yg menabrak’a, tatapan sinispun tak terhindarkan di antara mreka br2.
“Akira,, sekarang kmu blh duduk di samping Rin,”ucap Sensei. “Haik~ Arigato gozaimasu sensei,”ucap Akira smbil melangkah ke kursinya. Rin trsenyum mlihat Akira, Akirapun membalas senyuman’a Rin dengan lembut. proses belajarpun berlangsung!! hingga bel istirahatpun berbunyi~

“teng.. teng.. teng..”
smw siswa berhamburan klwr kelas, ada yg pergi ke kantin, ke perpustakaan, dll~
Akira hnya ttp duduk di dlm kelas!! karena dy blum tw ttng sekolah tsb~ Rinpun menghampiri meja Akira.
“Hi Akira,”sapa Rin. “Hi,, anata ga dare desuka!!?,”ucapnya.
“Watashi no Arisaka Rin desu^^, yoroshiku~,”ucap Rin. “Unn~ jawab Akira singkat.
“Oh ya!! kmu dari Australia ya!!? knpa pindah kemari,”tnya Rin. “Anooo~ sbnarnya aku lahir di Jepang kok!! Cuma aku ikut kakek dan nenekku yg tinggal di Australia,”jawabnya. “Oh gtu!! ortumu juga dsini..,”. Akira menganggukkan kepala’a smbil tersenyum. “Rin!! blh nnya nggak!!?,”ucap Akira. “boleh2!! mw nnya apa,”ucap Rin.
“kmu kenal cowok itu!!?,”ucap Akira menunjuk sosok cwok yg bkin dy sial. “Oh!! itu~ dy Yamada Ryosuke,dy cowok idaman cewek2 di sekolah ini.. Demo~ anak itu sifat’a dingin loh!! dy cuma mw brgabung dengan tmen2 yg pnya rekan bisnis dengan orng tua’a saja,”ucap Rin panjang lebar. “Eh!! kok gtu ya,”ucap Akira heran. “Demo~ chotto!! kmu knpa nnya2 dy.. kmu suka ya ama dy!!?,”goda Rin. “Hahh!! aku suka dengan dy!! yg ada aku benci dengan dy~ dy yg bkin aku jatuh di pintu gerbang, bukan’a mw mngaku salah dan minta maaf!! malah nyalahin aku,”ujar Akira ketus. “Eh!! jd kalian udh ktmu di pintu gerbang!!?,”tnya Rin. Akira menganggukkan kpala’a.

~Sepulang sekolah

“Tadaima~,”ucap Akira.
“Okaeri,”jawab toosan dan kaasan dari ruang keluarga.
“Akira,, malam ini kmu tidak kmna~mna kan!!!?,”tnya Kaasan.
“Tidak!! paling aku Cuma istirahat di kmar, doushite!!?,”
“Nanti malam!! ada tamu special datang krmh kita, mreka kita undang untuk makan malam!! kmu jangan lupa dandan yg cantik ya!!,”ucap Kaasan.
“Kalo aku tidak tidur,”.
“kalo kau sempat tidur!! kau akan toosan hukum,”ucap toosan santai smbil mmbalik-balikkan koran’a.
“Eh!!,”. Akira tidak bsa bicara apa2lge kalo toosan’a yg angkat bicara.
“Baeklah!! nanti malam aku ikut makan malam,”ucapnya Akira melangkah meunju kamar’a.
sesampainya di kamar, Akira mnghempaskan tubuh’a ke tmpat tidur!!
“Huffttt,, sial bngt dech hari ini~ udh ktemu dengan cowok gila!! trus ntar malam musti dandan buat makan malam ama tamu toosan dan kaasan lg, Demo~ tamunya sapa ya!!?,”ucap Akira pnasaran.

Jam menunjukkan pukul 17.00 waktu Jepang!! Tamu special itu akhir’a datang krmh keluarga Akira.
“Konbanwa Kazuya~san!! Ogenki desuka!!?,”ucap Yamada~san
“Konbanwa!! genki~ silahkan masuk,”jawab toosan Akira smbil mmpersilahkan keluarga Yamada~san masuk.
“Oh ya!! perkenalkan~ ini putraku Yamada Ryosuke,”.
“Wahh!! dy mirip sepertimu Yamada~san,”ucap toosan Akira.
“hahahahahahahahahaha,” tawa tsb terdengar berisik bagi Ryochan. tapi,, dy terpaksa ikut di dalam suasana tsb.
“Oh ya!! aku perkenalkan, ini putra pertamaku Nakamaru Daiki,”. Daikipun mengasih hormat kpda kluarga Yamada~san.
“Tapi,, katanya kau pnya seorang putri…!!?,”ucap nyonya Yamada~san.
“Oh ya!! dy sedang brada di kamar,”ucap Kaasan Akira. “Daiki,, tlng suruh adkmu cepat2 ksini,”tmbah Kaasan. “Haik Kaasan,”ucap Daiki bangkit dari kursinya. Daiki mengetok pintu kamar Akira.
“Akira!! Ayoo~ keluar.. tamunya sudah datang,”ucap Daiki di luar kamar.
“Haik Niichan!! ini udh mau keluar kok,”ucap Akira mmbuka pintu kamar’a.
saat pintu trbuka,, Daiki langsung kaget melihat adk’a yg malam itu tampil beda dari` biasanya.
“Niichan!!,”ucap Akira mengagetkan lamunan’a. “Eh!! IyaIya~ kmu cantik sekali malam ini,”ucap Daiki.
“Arigato Niichan,”ucap Akira senang. “Ya sudah!! ayoo~ kita turun ke bawah,, mreka smw udh nunggu,”. ucap Daiki. Akira mnganggukkan kpala’a smbil berjalan menuju ke bawah.
sampainya Akira dan Daiki di ruangan tsb!! Akira kaget melihat Ryochan~ Dan bgtu juga dngan Ryochan. dy kaget melihat Akira. (*warning!! kaget liat Akira yg cantik ato kaget ragara dy bertmu Akira lg.. xDD*)
“Kmu!!,”ucap mreka brsamaan shingga membwt ortu mreka heran.
“kalian sudah saling kenal ya!!?,”ucap Yamada~san.
“kita satu sekolah dan satu kelas,”ucap mreka br2.
“Wahh!! ternyata mreka bner2 jodoh.. tidak sia~sia kita jodohkan mreka dri lahir,”ucap nyonya Yamada~san kpda nyonya Nakamaru~san.
“Apa!! DI JODOHKAN!!!!?,”Ucap mreka tambah kaget.
“Iya!! kalian sudah lama kita jodohkan~ sejak kalian ber2 lahir,”ucap tuan Yamada~san. Akira memandang Niichan’a untuk meminta bntuan!!!! tapi Niichan’a malah tdk bsa berbuat apa2lge.
Akhirnya malam itu juga malam yg sial bagi Akira~

Paginya,, seperti biasa!! Akira bersiap~siap pergi ke sekolah. kali ini muka’a cemberut!! mungkin ragara kjdian semalam yg bgtu bkin’a shock. tiba2 suara toosan memecah keheningan di ruang itu.
“pagi ini,, toosan dan kaasan akan pergi ke Amerika selama sebulan!! Daiki~ tlng jaga adkmu,”ucap toosan. “Baek toosan,”jawab Daiki. “dan kau Akira!! jangan nakal~ kau turuti apa kata Niichanmu,”. “Unn~,”jawabnya singkat. ketika brngkat ke sekolah!! Akira tidak seperti biasa’a yg sering bkin Niichan’a kesel saat nyetir, kali ini dy hnya diam smbil melihat jalanan yg ia lalui. Daiki yg melihat adk’a brubah~ terasa iba!! karna,, kali ini dy tidak bsa berbuat apa2.

~Di Sekolah
“Ohayo,”sapa Rin. “Ohayo,”jwb Akira lemes.
“kmu knpa Akira!!!? kok lemes gtu, kmu sakit ya!!!!?,”. “tidak!! aku tidak apa2,”
Yama POV~
“Akh!! sial,, knpa aku di jodohin dgn cwe itu sich,”ucap Ryochan kesel.
“Udhlh Ryochan,, kmu terima jha nasib kmu,”ucap Yuto.
“Iya!! lgpula,, Akira ank’a kawaii, pinter, baek lg,”ucap Chii memuji.
“Itu menurut kalian,, mnrutku nggak!!!,”ucap Ryochan. “kalo kalian mw!! ambil jha,”tambahnya.
“Kita mah!! mw mw jha~ tp kan,, dy udh di jodohin dgn kmu,”ucap Chii.
“Andai jha~ dy di jodohin ama aku,, aku nggak bakal nolak,”tambah Chii lg. “bleetaaakkkkkkkkk”
“Ngayal kmu!!,”ucap Yuto. Chii ngelus2 kepala’a yg kesakitan.

bel tanda masukpun berbnyi~
proses belajar mengajarpun di mulai.. saat pbm di mulai~ Ryochan melemparkan kertas kecil ke meja Akira.. lalu Akira mngmbil kertas itu dan lgsng mmbaca’a…

Sampai kapanpun!! Aku tidak ingin di jodohkan denganmu~ apalge menikah denganmu…

Akirapun mmbls surat itu dan melemparkan’a kmbli ke meja Ryochan…
Ryopun mngambil surat kecil itu dan mmbaca’a….

Helloooooooooo~ tuan muda Yamada Ryosuke!! siapa juga yg mw di jodohin ama kmu.. apalge nikah ama kmu!! amit2 dech.. :p

“Dasar cwe gila~ awas kau ya!!!,”udh Ryosuke kesel. Akira hnya tersenyum sinis..

saat bel istirahat berbunyi~ Ryochanpun menghampiri meja Akira.
“Hey cwe gila~ inget ya!! aku nggak mw..,”kata2 Ryochan trptong.
“nggak mw apa haa!!,”tambah Akira.
“Ihhh~ kmu!! liat jha nanti,”ucap Ryochan pergi meninggalkn’a.
“dasar cwo gila,”ujar Akira kesel.

Huhhh!!! mngesalkan~ ucap Ryosuke dan Akira di dalam hati.
bel tanda pulang berbunyi.. smw’a berhamburan keluar gerbang…..
Akira dan Rin berjalan bersama mnuju gerbang sekolah. begitu juga dengan Ryosuke, Yuto, dan Chii.
“Akira, aku dluan ya,”ucap Rin. “Iya,, Jja~ne,”. skrng, Akira hnya sendiri di gerbang.
“Aduhh,, Niichan mna ya!! kok nggak jemput2 aku sich,”ucapnya.

“Akira,”teriak Chii. Akirapun memandang kearah orng yg memanggil’a.
“Hai Chii,, doushite!!?,”tnya Akira. “Unn~ daijoubu!! mau pulang bareng!!!?,”ucapnya. Akirapun memandangi Ryochan. “knpa kmu memandangku!!?,”ucap Ryosuke.  Akira tidak mnjwab prtnyaan Ryochan. “Ehm,, gomen ne~ aku bsa pulang sendiri,”ucapnya smbil melangkah pergi.
“Hei cwe gila!! kmu kan blum tahu daerah Jepang,”ucap Ryosuke. Akira menghentikan langkah’a lalu berjalan kearah mreka. “Biarin,, dan jangan panggilku cwe gila!! aku pnya nama,”ucapnya kesal.
“Hi,, kalian ber2 knpa brantem mulu sich!!,”ucap Yuto. “diam kmu,”ucap mreka ber2. Yutopun hnya bsa terdiam dan akhirnya Akira pulang bersama mreka.
~Di depan rumah Akira.
“Arigato,”ucap Akira. “Douita^^,”ucap Chii dan Yuto.
“Laen kali kita pulang bareng lagi ya,”ucap Chii.
“Iya, aku masuk dlu ya,”ucapnya.
“Iya!! Jja~ne Akira,”ucap Yuto smbil melambai~lambaikan tangan’a.

~Di dalam rumah Akira
“Tadaima,”ucapnya.
“Okaeri,”jawab Daiki smbil melepaskan sepatu’a,”.
“Ihh Niichan!! aku kok nggak di jemput sich,”. “Loh!! td kan Niichan udh nyampein pesen ama Ryosuke,, kalo Niichan td ada rapat organisasi di kampus!! mka’a Niichan nyuruh dy nganter kmu pulang,”.
“Eh!! hontou ni~ tp yg ngajak pulang bareng bukan dy!! tapi Chii~,”ucapnya.
“Chii~ siapa dy!!?,”. “dy temen’a Ryo~ tapi kita tadi pulang bareng2 kok, si Ryo’a diem mulu,”. “ahahahahhahahaha, kapan sich kalian br2 akur, Niichan pengen bngt kalian akur,”ucap Daiki mengelus~elus kpala adik’a. “sampai kapanpun kita nggak akan pernah akur!! Akira benci ama dy,”bentak Akira smbil menaiki anak tngga. “Hei,, Benci bsa jadi Cinta loh,”. “Idihh~~ amit2!! jangan sampe aku cinta ama dy,”ucap Akira.

Jam menunjukkan pukul 19.00 waktu Jepang
~Di Rumah Ryosuke

“Ryo~sama,”ucap pelayan smbil mengetuk pintu kmar’a. lalu Ryo mmbuka pintu kmar’a.
“Doushite!!!?,”tnya Ryosuke.
“Anooo~ Tuan Yamada~san jatuh sakit,, skrng dy ada di kamar,”.
“Apa!! Toosan sakit!!?,”ucap Ryo smbil berlari kekmar ortu’a.
sesampai’a di kamar ortu’a,, Ryosuke langsung memegang tangan Toosan’a.
“Toosan,, kmu tidak apa2!!!?,”ucap Ryosuke.
“Toosan tidak apa!! Ryosuke,, apa Toosan bisa mnta tlng!!?,”.
“Apa!! Ryosuke akan selalu menolong Toosan,”.
“Demo~ kali ini kmu tdk kberatan kan,”ujar Kaasan.
“bwt apa aku kberatan!! aku akan slalu melakukan yg trbaek untuk Toosan dan Kaasan.”ucapnya.
“kalo bgtu!! tlng kmu jemput Akira~ Toosan mw di rawat oleh dy,”ucap Toosan.
“Hahh!! Akira,”ucap Ryosuke kaget.
“Iyaaa!! Toosan mw dy ada dsini,”. “Demo~ knpa harus dy!! kan masi ada orng laen yg kita suruh bwt merawat Toosan,”.
“Toosan hnya ingin Akira,”. “Demo~,”kata2 Ryosuke trpotong. “baeklh,, aku akan bwa dy kemari,”ucapnya melemas.